Tips Membawa Sepeda Lipat di Pesawat

Tips ini saya bagikan berdasarkan pengalaman saya beberapa kali membawa sepeda lipat di pesawat. Sejauh ini, maskapai yang pernah saya naiki ketika membawa sepeda yaitu: Garuda dan Citilink. Saya belum menemui kendala apapun. Inilah beberapa tips membawa sepeda lipat di pesawat:

1. Cek Kondisi Sepeda

Jangan sampai ketika tidak di lokasi tujuan, ternyata sepeda kita bermasalah. Walhasil, gagal niatan kita gowes di kota tujuan. Jadi, luangkan waktu sedikit untuk cek-ricek kondisi sepeda tanpa terkecuali.

2. Perhatikan Ketentuan Membawa Peralatan Olahraga

Tidak semua maskapai memberlakukan ketentuan bebas biaya untuk peralatan olahraga (termasuk sepeda lipat). Garuda membatasi maksimal berat 30 kg untuk setiap alat olahraga per penumpang. Untuk jenis sepeda lipat yang rata-rata beratnya 8-15 kg gratis dengan penerbangan Garuda dan Citilink.

3. Gunakan Bike Bag / Tas Sepeda atau di-Wrapping

Beberapa merk sepeda lipat, ada yang disertakan dengan tas sepedanya atau ada juga dijual terpisah (custom). Tas sepeda lipat ini memang ditujukan untuk traveling dengan tujuan agar sepeda lipat lebih aman dari goresan. Terutama buat sepeda lipat yang ‘wow’ harganya 😆

Saya sendiri tidak punya tas sepeda. Untuk melindungi rangka sepeda dari goresan, biasanya saya pergunakan jasa wrapping yang biasanya tersedia di bandara. Dengan 35-50 ribu, sepeda akan dibungkus plastik secara full. Bahkan, kita bisa meminta petugas untuk menambahkan sobekan kertas kardus untuk melindungi bagian yang cukup sensitif, seperti bagian pedal, handle bar, dll.

Dengan tips tambahan, bisa minta tambah kertas kardus

Seorang goweser senior bahkan pernah bilang: malahan lebih aman di-wrapping ketimbang dimasukin dalam tas sepeda. Kepana? Katanya, karena lebih terlihat jelas, sehingga mengurangi potensi petugas bagasi membanting sepeda seenaknya.

4. Ban Harus dalam Kondisi Kempes

Dari obrolan-obrolan di situs bikeradar, sebenarnya tidak ada keharusan untuk mengempeskan (deflating) ban sepeda saat naik pesawat. Sebenarnya itu tergantung dari si penumpang. Alasan maskapai mewajibkan ban sepeda dikempiskan mungkin tidak melulu karena alasan keamanan penerbangan.

Jika ban dalam kondisi penuh, kemungkinan besar yang akan terjadi adalah ban sepeda kita meletus. Itu disebabkan adanya perubahan tekanan saat mencapai ketinggian maksimum pesawat hingga 1 atm (15 psi). Saya pernah beberapa kali melihat plastik roti atau botol air mineral menggelembung hingga hampir meletus saat di ketinggian puncak.

Bayangkan saja jika itu terjadi di ban sepeda kita. Nah, untuk kasus ban pecah itu, di luar gwri pernah ada kasus penumpang yang menuntut maskapai penerbangan ketika dia mendapati ban sepedanya pecah. Yang setelah diinvestigasi ternyata akibat ban sepedanya tidak dikempeskan. Selain itu, saat ban pecah dikhawatirkan suaranya dapat menimbulkan kepanikan karena disangka suara bom. Amit-amit….

5. Bawa Pompa Portabel

Ban harus dikempeskan. Mau tidak mau, ketika sampai tujuan kita harus memompanya dulu kan? Nah, jangan lupa bawa pompa kecil / portable sehingga sepeda dapat digowes dari Bandarbmenuju lokasi tujuan. Memang bikin malas sih.. Tapi akan terbayarkan kok ketika meng-gowes sepeda kita.

6. Lengkapi dengan Lampu Depan dan Belakang

Lampu depan dan belakang sangat penting dan wajib ada ketika gowes di malam hari. Apalagi jika memang jadwal pesawat sampai bandara tujuan malam. Atau mungkin bisa saja pesawat mengalami keterlambatan / delay hingga sore atau malam.

7. Gunakan Panier Bag

Alih-alih menggunakan tas ransel atau backpack, sebaiknya gunakan tas panier yangbdigatungkan di rak sepeda belakang ataupun depan. Ini akan membuat gowes kita menjadi lebihbnyaman dan bisa menikmati setiap kayuhan. Bandingkan dengan membawa ransel penuhbdengan baju ganti, sudah pasti punggung akan lebih cepat capek.

Capek dan ribet dijamin terbayar setelah bisa gowes di kota tujuan 😎

Sekian dulu tips dari saya berdasarkan pengalaman pribadi. Jika sobat punya tips dan pengalaman yang lain ketika membawa sepeda lipat di pesawat, silahkan dituliskan di komentar ya..

2 thoughts on “Tips Membawa Sepeda Lipat di Pesawat

Leave a Comment